Showing posts with label Pembelajaran Berbasis Komputer. Show all posts
Showing posts with label Pembelajaran Berbasis Komputer. Show all posts

Wednesday, April 5, 2017

MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB

MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB
MATERI SISTEM KOLOID

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pembelajaran Kimia Berbasis Komputer
  

KELOMPOK 7
1. ANGGOTA KELOMPOK:
2. ALQODRRIANTO ( ACC 115 030 )
3. DEWI SISKA YULIANA ( ACC 113 019 )
4. IGNATIUS GANTINO P ( ACC 115 004 )
5. KURNIAWATI SUNDARI ( ACC 115 005 )
6. RIA AMELIA ( ACC 115 044 )
7. RISKA MEILANI S ( ACC 115 031 )
8. SITI FATIMAH INDAH SARI ( ACC 115 036 )
9. SRI AMALIA ( ACC 115 052 )

DOSEN PENGAMPU:
NOPRIAWAN BERKAT ASI,  S.Si, M,Pd
Drs. ARIFIN M,Si

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
UNIVERSITAS PALANGKARAYA
2017



A. Pengertian E-learning

Elearning adalah kegiatan atau proses pembelajaran yang sebagian atau seluruhnya dilaksanakan dengan memanfaatkan internet.

Peningkatan sumber daya manusia di Indonesia memunculkan ide-ide baru sehingga media pembelajaran elektronik mulai berkembang dan digunakan di sekolah. Banyak penelitian mahasiswa yang menghasilkan produk pendidikan, seperti video animasi kimia, web pembelajaran kimia, multimedia interaktif kimia, kamus digital, ensiklopedi digital, dll.

B. Pengertian Web Pembelajaran

Website adalah sering juga disebut web, dapat diartikan suatu kumpulan-kumpulan halaman yang menampilkan berbagai macam informasi teks, data, gambar diam ataupun bergerak, suara, video maupun gabungan dari semuanya, yang mana membentuk satu rangkaian yang saling berkaitan di mana masing-masing dihubungkan dengan jaringan halaman atau hyperlink.

Elearning berbasis web merupakan media pembelajaran menggunakan perangkat elektronik berbasis website. Dengan media ini, materi pelajaran dapat dimasukkan kedalam suatu sistem website yang bisa diakses oleh siswa. Proses belajar mengajar yang dapat dilakukan dengan menggunakan media ini dapat berupa diskusi, kuis, chatting, ulangan harian bahkan ulangan semester sekolah.


C. Tujuan Penggunaan Web Pembelajaran

Beberapa tujuan penggunaan web pembelajaran sebagai berikut:

• Memudahkan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar

• Mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran

• Meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar

D. Instrumen Penilaian Web Pembelajaran

Dalam penilaian suatu website pembelajaran perlu diperhatikan beberapa instrumen penilaian web pembelajaran agar dapat dipastikan apakah web tersebut baik atau tidaknya.



E. Kelebihan Web Pembelajaran

Menurut Rusman (2009:118), ada lima kelebihan pembelajaran berbasis web yaitu:

o Access is available anytime, anywhere, around the globe (akses tersedia kapanpun, dimana pun, di seluruh dunia)

o Per-student equipment costs are affordable (biaya operasional setiap siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran menjadi lebih terjangkau)

o Student tracking is made easy (pengawasan terhadap perkembanga siswa jadi lebih mudah)

o Possible “learning object” architecture supports on demand personalized learning (rancangan pembelajaran berbasis web memungkinkan dilakukannya kegiatan pembelajaran yang sudah terpersonalisasi)

o Contentisealy update (materi pembelajaran bisa diperbarui secara lebih mudah)


F. Kekurangan Web Pembelajaran

Adapun beberapa kekurangan web pembelajaran, yaitu:

o Keberhasilan pembelajaran berbasis web bergantung pada kemandirian dan motivasi pembelajaran

o Akses untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan web seringkali menjadi masalah bagi pembelajaran

o Dibutuhkan panduan bagi pembelajaran untuk mencari informasi yang relevan, karena informasi yang terdapat di dalam web sangat beragam

o Dengan menggunakan pembelajaran berbasis web, pembelajaran kadang merasa terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan dalam fasilitas komunikasi


G. Review Web Pembelajaran Kimia

Sumber: https://yuniseka.wordpress.com/bahan-ajar-kimia/kimia-kelas-xi/semester-ii/sistem-koloid/

Berdasarkan instrumen penilaian web pembelajaran, dapat disimpulkan beberapa kelebihan dan kekurangan website tersebut sebagai berikut:

· Kelebihan

1. Penggunaan

Ditinjau dari segi pengunaannya, website tersebut memenuhi kriteria penilaian di mana terdapat petunjuk penggunaan, efisiensi program, dan keunggulan program sebagai berikut:



2. Struktur navigasi

Ditinjau dari struktur navigasi, website ini memiliki struktur navigasi yang memudahkan pengunjung web dalam mencari informasi dalam web tersebut.

3. Desain grafis

Ditinjau dari segi desain grafisnya, website ini memenuhi kriteria seperti ada gambar, teks, simbol, dan video. Dari segi etika gambar, gambar yang tercantumkan baik dan sesuai materinya. Video yang dicantumkan dalam website juga terdiri dari beberapa video dengan suara video yang nyaring serta video yang ditampilkan unik.


4. Isi

Ditinjau dari segi isi, materi yang disajikan sangat bagus untuk kalangan pelajar atau mahasiswa yang membutuhkan informasi mengenai sistem koloid. Bahasa yang digunakan juga mudah dipahami.



5. Kemampuan Akses

Ditinjau dari segi kemampuan aksesnya, website ini dapat di akses dari berbagai software dan hardware. Dimana softwarenya yaitu mozilla firefox, internet explorer, google croom, dan lain sebagainya. Untuk hardware nya yaitu laptop, komputer, handphone, dan lain sebagainya

6. Kecepatan Akses

Ditinjau dari kecepatan aksesnya website ini cukup cepat untuk di akses, hal ini kemungkinan karena kapasitas dari wdsite itu sendiri tidak terlalu besar.

Kekurangan

Berdasarkan instrumen penilaian website pembelajaran di atas, dalam review ini terdapat beberapa kekurangan web yang dijadikan sampel, yaitu:

1. Tampilannya kurang menarik, dan backgroundnya masih polos.

2. Kursornya tidak bervariasi

3. Biografi Pembuat WEB Pembelajaran tidak dicantumkan dengan jelas.

4. Tidak terdapat audio dan animasi dalam Web Pembelajaran materi tentang Sistem Koloid

H. Kesimpulan

Berdasarkan kelebihan dan kekurangan Website Pembelajaran Kimia yang telah direview, dapat disimpulkan bahwa website pembelajaran tersebut memenuhi kriteria instrumen penilaian website pembelajaran karena lebih dominan kelebihan daripada kekurangan website tersebut.


MACROMEDIA FLASH MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA

PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KOMPUTER
MACROMEDIA FLASH PEMBELAJARAN KIMIA

Kelompok : 6
Anggota Kelompok:
1. Andi Franedi (ACC 115 029)
2. Christiana Sinta (ACC 115 042)
3. Inda (ACC 115 032)
4. Jawanti (ACC 113 042)
5.Maria Rosa S. (ACC 115 009)
6. Martauli Sibarani (ACC 115 055)
7. Olvi Wulan Nari (ACC 115 008)
8. Seni Rusianti (ACC 115 049)
9. Susi Susanti (ACC 113 025)

Tugas Kelompok: Mereview contoh-contoh Macromedia Flash dalam pembelajaran kimia.

Pembelajaran melalui metode ceramah tanpa menggunakan media, menyebabkan masih banyak siswa yang kurang memperhatikan guru karena terkesan monoton. Kondisi seperti ini akan berakibat buruk terhadap prestasi belajar siswa, dimana ada akhirnya Kriteria Ketuntasan Minimum (KTM) yang ditetapkan sekolah tidak tercapai. Keadaan ini bukan sepenuhnya kesalahan siswa namun perencanaan pembelajaran yang baik dalam bidang pendidikan pun harus dibenahi.

Contohnya pada mata pelajaran kimia yang secara umum karakteristik mata pelajarannya bersifat abstrak. Maka dari itu diperlukan suatu media untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Salah satunya media yang dapat digunakan adalah animasi Macromedia Flash dibuat dengan komputer dan ditayangkan menggunakan LCD. Model pembelajaran animasi ini dapat membelajarkan siswa yang merupakan pendekatan kontekstual, disebut juga Contextual Teaching and Learning (CTL), untuk menunjang efektifnya proses belajar mengajar (Yarmaidi dan Pargito, 2006;56).

Macromedia Flash merupakan software pembuatan animasi yang berfungsi sebagai media pembelajaran, presentasi, pendukung desain web dan sebagainya, sehingga tampilan akan lebih menarik. Kemampuan membuat objek animasi gif, dapat dikatakan bahwa Macromedia Flash adalah aplikasi pencipta objek animasi yang powerful.

Peningkatan aktifitas dan pemahaman belajar kimia dikemas dengan berbagai cara agar menarik perhatian siswa sehingga akan timbul motivasi siswa untuk belajar kimia. Salah satu upaya penyajian materi kimia menggunakan software Macromedia Flash. Macromedia Flash digunakan untuk membuat animasi-animasi gerak yang menarik dan memudahkan pemahaman materi.

Adapun kelebihan dan kekurangan dari pengaplikasian Macromedia Flash dalam pembelajaran, antara lain:
Kelebihan:
1. Merupakan teknologi animasi web yang paling populer saat ini sehingga banyak didukung oleh berbagai pihak.
2. Dapat ditampilkan diberbagai media seperti Web, CD-ROM, VCD, DVD, dan komputer.

Kekurangan:
1. Komputer yang ingin membuka animasi flash harus memiliki program Macromedia Flash yang harus diinstal.
2. Program Macromedia Flash bukan freeware.
3. Bahasa programnya susah untuk dimengerti.
4. Pembuatan animasi 3D cukup sulit.
5. Ukuran filenya besar.
6. Waktu belajarnya lama terutama bagi yang belum pernah menggunakan program Macromedia Flash ini sebelumnya.

Berikut hasil review dari berbagai contoh materi kimia yang menggunakan program Macromedia Flash:
Contoh Macromedia Elektrokimia:

Tampilan awal


Terdiri dari menu: Kompetensi, materi, latihan, test, dan tombol untuk tampilan sebelum dan selanjutnya yang dapat diklik.
Disesuaikan menu pembelajaran secara bertahap
Gambar disesuaikan dengan inti pembahasan awal yang akan disampaikan kepada siswa



Tahap pertama yang harus diketahui siswa adalah kompetensi



Kemudian, siswa harus mengetahui kemampuan yang harus dimiliki dalami ini.




Tahap kedua dilanjutkan dengan materi yang akan dibahas sesuai dengan kompetensi yang diharapkan.



Gambar sebelum dan sesudah diplay

Tombol play pada gambar untuk menggerakan animasi. Animasi harus sesuai dengan materi yang dibahas begitu juga dengan penjelasan dari animasi tersebut.


Gambar sebelum dan sesudah diplay

Gambaran percobaan dalam bentuk animasi ini memberikan gambaran dan keterangan yang jelas pada gambar disertai dengan tahapan yang berurutan. Pembahasan sesuai dengan maksud dari gambar animasi yang ditampilkan.
Setiap gambar,keterangan, beserta penjelasan harus mendukung gambar yang ditampilkan.
Hal ini juga berlaku untuk materi yang selanjutnya. Sesudah semua materi telah disampaikan, maka lanjut ketahap ketiga yakni latihan.


Latihan berguna untuk menguji pemahaman siswa setelah diberikan materi. Latihan dapat dijawab siswa secara bersamaan. Metode latihan yang dipilih adalah metode latihan yang sederhana.

Ketika jawaban B/S di klik, maka jawaban akan langsung muncul. latihan ini dilanjutkan dengan mengklik tombol selanjutnya.

Kemudian lanjut ketahap test. Siswa diwajibkan menuliskan nama sebelum melanjutkan ketahap ini.

Siswa dapat mengklik alternatif jawaban yang dipilih untuk dapat lanjut kepertanyaan selanjutnya.

Setelah siswa menjawab semua soal ditest tersebut, maka siswa akan langsung mengetahui hasil atas jawabannya. Kemudian diberikan kata-kata keterangan untuk memberikan keterangan standar hasil kerja siswa.

Adapun kekurangan dan kelebihan dalam menjelaskan materi elektokimia melalui aplikasi macromedia flash ini, antara lain:
Kelebihan
Kekurangan
Konseptual atas animasi bergerak tentang potensial elektoda beserta penjelasan intinya mendukung pemahaman awal siswa tentang potensial elektroda ini.
Kata-kata keterangan yang mewakil proses pada animasi gambar terlalu panjang.
Komponen-komponen yang mewakili keberadaan suatu reaksi atau proses yang terjadi(seperti mengalirnya gas H2, adanya gelembung hidrogen) untuk memperoleh elektroda hidrogen.
Tidak dapat menunjukan proses pengukuran potensial elektroda dengan voltmeter.
Penggambaran animasi untuk proses terbentuknya arus listrik pada sel Volta ditunjukan dengan jelas.
Tidak diberikan keterangan untuk jenis logam yang digunakan pada gambar.
Contoh soal, latihan, dan test yang diberikan sesuai dan menunjungan materi yang telah ditampilkan
Masih banyak kata-kata penghubung yang tidak sesuai pada penjelasan materi

Sebagian letak untuk penjelasan materi masih kurang tepat atau peletakan penjelasan materinya ada yang tidak teratur.

Sedikit  animasi yang ditampilkan untuk menjelaskan materi

Materi, latihan, dan tes sebaiknya ada yang melibatkan kegiatan sehari-hari

Contoh Kedua

Kekurangan dan kelebihan dalam menjelaskan materi reaksi reduksi oksidasi melalui aplikasi macromedia flash ini, antara lain:



Kelebihan
kekurangan
·           Dapat menunjukan seperti apa cara persamaan setengah reaksi
·           Penjabaran untuk menjelaskan penyetaraan reaksi redoks berbentuk point-point



·         Tidak dapat menunjukkan dari mana didapatnya nilai biloks suatu unsur
·         Tidak dibahasnya nilai biloks dari unsur yang sering dilibatkan dalam reaksi redoks.
·         Karena dari contoh reaksi yang dibuat sangat panjang maka pengguna makromedia flash masih membutuhkan papan tulis.
·         Pada pembahasan penyetaraan reaksi redoks contoh soalnya tidak bervariasi.
·         Kurang tepat jika koefisien atau unsur yang  terlibat dalam reaksi redoks dibuat kelap-kelip.

Contoh Ketiga
Kekurangan dan kelebihan dalam menjelaskan materi sifat-sifat koloid melalui aplikasi macromedia flash ini, antara lain:


Kelebihan
Kekurangan
Animasi beserta keterangannya tepat sebagai pengenalan awal siswa untuk materi sifat-sifat koloid
Terdapat animasi yang masih kurang tepat untuk menggambarkan penjelasan materi.
Dalam aplikasi ini dapat menunjukan pemikiran penghamburan cahaya pada jenis larutan dengan menggunakan senter tanpa melakukan praktikum.
Materi, latihan, dan tes sebaiknya ada yang melibatkan kegiatan sehari-hari
Terdapat banyak animasi bergerak untuk nunjukan maksud dari penjelasan materi

Kata-kata penyusun penjelasan materi singkat dan mudah untuk dipahami.


Contoh Keempat


Adapun kekurangan dan kelebihan dalam menjelaskan materi rumus empiris melalui aplikasi macromedia flash ini, antara lain:
Kelebihan
Kekurangan
·         Menampilkan rumus dan pengertian dasar untuk materi rumus empiris merupakan pengenalan awal yang baik untuk diketahui siswa.
·         Adanya animasi rumus emiris glukosa memudahkan siswa untuk mengetahui perbandingan mol atom dari unsur penyusun senyawa.
·         Memudahkan siswa untuk mengetahui rumus molekul suatu senyawa dalam menyatakan jumlah atom yang sebenarnya dari masing-masing unsur pembentukan senyawa
·         Memudahkan siswa untuk mengetahui sifat-sifat dan karakteristik suatu senyawa
·         Menu test digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami materi rumus empiris dan rumus molekul.
·         Contoh yang diberikan memperjelas materi yang dibahas.
·         Contoh pengenalan awal tentang  rumus empiris terlalu sulit untuk dipahami
·         Dari animasi diatas gerakannya terlalu cepat sehingga siswa tidak dapat melihat lebih jelas.
·         Animasi yang ditampilkan untuk menerangkan materi yang dibahas sedikit.


Contoh Kelima
Adapun kelebihan dan kekurangan dalam uji larutan elektrolit dan larutan non elektrolit melalui aplikasi micromedia flash, antara lain :

 
Kelebihan
Kekurangan
·      Dalam proses belajar mengajar guru tidak lagi menggunakan papan tulis
·      Memudahkan siswa dalam menentukan (memahami)  larutan elektrolit dan larutan non elektrolit
·      Materi yang dicantumkan pada animasi ini dikemas dengan singkat dan jelas yang mudah dipahami oleh siswa
·      Pada animasi ini ada diberi latihan dan contoh soal. Pada latihannya di berikan dua pilihan (isian dan salah benar)
·      Pada test sangat baik digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menentukan larutan elektrolit dan larutan non elektrolit
·         Larutan yang diuji hanya sebagian saja yang diberi tahu nama larutannya
·         Tidak ada perbedaan gelembung gas pada kedua larutan ini
·         Tidak diberi tahu sifat dari larutan yang diuji
·         Penjelas pada animasinya masih kurang
·         Pada sebagian animasi tidak ada kata keterangan pada gambarnya
·         Materi, latihan, dan tes sebaiknya ada yang melibatkan kegiatan sehari-hari



Media Pembelajaran PowerPoint (PPT)

Kelompok 5:
1. Gusmila
2. Sri
3. Sakti
4. Fitriani
5. Denada
6. Lidya
7. M. Ari Setyo
8. Siska
9. Luthfi

PENDAHULUAN

Media pembelajaran meupakan suatu alat yang digunakan dalam pembelajara untuk mencipkan suasana belajar yang menyenangkan. pembelajaran diartikan sebagai proses penciptaan lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar. Jadi dalam pembelajaran yang utama adalah bagaimana siswa belajar. Belajar dalam pengertian aktifitas mental siswa dalam berinteraksi dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan perilaku yangbersifat relatif konstan. Dengan demikian aspek yang menjadi penting dalam aktifitas belajar adalah lingkungan. Bagaimana lingkungan ini diciptakan dengan menata unsur‐unsurnya sehingga dapat mengubah perilaku siswa.

Ada berbagai macam media yang bisa digunakan dalam pembelajaran ada media visual, media audio dan media audio visual. Penggunaan ketiga media tersebut bisa digunakan secara bersaamaan atau secara terpisah tergantung pada tema pembelajaran yang akan kita ajarkan. Media audio lebih mengacu kepada indra pendengaran, media visual lebih merujuk kepada indra penglihatan sedangkan penggabungan kedua media tersebut yang dikenal dengan media audiovisual menggabungkan kedua fungsi indra yaitu indra penglihatan dan pendengaran. Penggabungan media dalam pembelajaran biasa disebut multimedia, dalam artian, apabila kedua konsep tersebut kita gabungkan maka multimedia pembelajaran dapat diartikan sebagai aplikasi multimedia yang dignakan dalam proses pembelajran, dengan kata lain untuk menyalurkan pesan (pengetahuan, keterampilan dan sikap) serta dapat merangsang piliran, perasaan, perhatian dan kemauan yang belajar sehingga secara sengaja proses belajar terjadi, bertujuan dan terkendali.

Multimedia terbagi menjadi dua kategori, yaitu: multimedia linier dan multimedia interaktif. Multimedia linier adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh penguna. Multimedia ini berjalan sekuensial (berurutan). Sedangkan multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Dalam artikel ini akan mereview sebuah powerpoint pembelajaran dengan materi struktur atom.



A. Review
Dibagian pendahuluan telah di jelaskan bahwa multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh multimedia interaktif adalah: multimedia pembelajaran interaktif, aplikasi game, dan CD interaktif.

Secara Umum dijelaskan bahwa media pembelajaran ini dibuat dan di sediakan di www.psb-psma.org. Powerpoint ini terdiri dari 35 Slide , Pembahasan Struktur Atom.

Slide Pertama : Pembukaan

Slide Kedua dan Ketiga : SK, KD dan Tujuan Pembelajaran

Slide Keempat s/d Tujuh Belas : Materi

Sisanya adalah Evaluasi dan daftar Pustaka



Slide ini di Buat dengan Tujuan Interaktif

Jadi, pengguna bisa memindahkan slide tidak hanya linear sehingga kita bisa memilih langsung materi, atau evauasi dengan mengklik menu yang kita inginkan.

Slide ini menurut kami sangat bagus untuk setiap kalangan baik guru maupun siswa, karena hyperlink antar slidenya sangat bagus mengaturnya sehingga dapat interaktif.

Untuk Materi yang diajarkan di powerpoint ini pembukanya juga bagus karena memberikan gambaran pada fenomena keseharian sehingga siswa dapat merasakan bahwa ilmu kimia sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Namun dari porsi materi dengan jumlah slide sangatlah terbilang sedikit. Olehkarena itu perlu pengembangan materi oleh guru ketika mengajar dengan slide ini.

Untuk Soal Latihan. Terdapat soal dalam bentuk Essay

Yang kemudian dislide selanjutnya slide pembahasan dari soal tersebut

Untuk evaluasi dalam bentuk pilihan ganda, setiap pilihandiberi fasilitas link ke hasil jawaban. Sehingga, media ini interaktif apabila ditampilkan ke siswa menarik karena siswa dapat lansung menggetahui jawaban benar dan salah


a. Teks

Teks adalah simbol berupa medium visual yang digunakan untuk menjelaskan bahasa lisan. Teks memiliki berbagai macam jenis bentuk atau tipe (sebagai contoh: Time New Roman, Arial, Comic San MS), berbagai macam ukuran dan wana. Satuan dari ukuran suatu teks terdiri dari length dan size. Length biasanya menyatakan banyaknya teks dalam sebuah kata atau halaman. Size menyatakan ukuran besar atau kecil suatu huruf. Standar teks memiliki size 10 atau 12 poin. Semakin besar size suatu huruf maka semakin tampak besar ukuran huruf tersebut. Dari powerpoint tersebut sudah memakai font dengan ukuran pas sehingga jelas ketika dipresentasikan

b. Grafik

Grafik adalah suatu medium berbasis visual. Seluruh gambar dua dimensi adalah grafik. Apabila gambar di render dalam bentuk tiga dimensi (3D), biasanya tetap disajikan melalui medium dua dimensi. Hal ini termasuk gambar yang disajikan lewat kertas, televisi ataupun layar monitor. Grafik bisa saja menyajikan kenyataan (reality) atau hanya berbentuk ikonik. Contoh grafik yang menyajikan kenyataan adalah foto, dan contoh grafik yang berbentuk ikonik adalah kartun seperti gambar yang biasa dipasang dipintu toilet untuk membedakan toilet laki-laki dan perempuan. Powerpoint yang dibuat sudah menggambarkan materi struktur atom sevisualisasi mungkin sehingga bayangan anak dapat diarahkan

c. Audio

Audio atau medium berbasis suara adalah segala sesuatu yang bisa didengar dengan menggunakan indera pendengaran. Contoh: narasi, lagu, sound effect, back sound. Dalam slide ini tidak terdapat sound effect hanya ada sound ketika kita mengklik menu.

d. Interaktivitas

Interaktivitas bukanlah medium, interaktivitas adalah rancangan dibalik suatu program multimedia. Interaktivitas mengijinkan seseorang untuk mengakses berbagai macam bentuk media atau jalur didalam suatu program multimedia sehingga program tersebut dapat lebih berarti dan lebih memberikan kepuasan bagi pengguna. Interaktivitas dapat disebut juga sebagai interface design atau human factor design. Interaktivitas dapat dibagi menjadi dua macam struktur, yakni struktur linear dan struktur non linear. Struktur linear menyediakan satu pilihan situasi saja kepada pengguna sedangkan struktur nonlinear terdiri dari berbagai macam pilihan kepada pengguna. Powerpoin ini sangat interaktif pembuat menggunakan fasilitas hyperlink antar slide secara maksimal

B. Keunggulan
memberikan bantuan bahan ajar untuk guru, sehingga guru dapat dengan mudah
terdapat latihan soal sebagai alat evaluasi ketika materi in diajarkan.
Tercantum tujuan belajar yang ingin dicpai, sehingga Guru dan murid dapat mengetahui tujuan pembelajaran pada saat materi tersebut diajarkan.
Media ini dibuat sangat interaktif sehingga membantu guru yang belum mahir menggunakan powerpoint untuk dapat menggunakannya dengan mudah.
Dapat menarik perhatian siswa dalam proses belajar mengajar karena media ini sangat menarik, seperti dengan menggunakan powerpoint.
Dapat membangun motivasi siswa dalam belajar .
Dapat menjadi bahan ajar mandiri bagi siswa

Terdapat daftar pustaka jika ingin mengecek sumber belajar secara langsung.

C. Kekurangan Media Pembelajaran Interaktif
Media interaktif ini memerlukan perencanaan yang matang dalam pelaksaannya karena untuk membuat dan mempelajari powerpoint dibutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Tidak semua orang bisa menggunakan komputer dan tidak semua orang bisa membuat powerpoint.
Kalau design yang dibuat dalam powerpoint buruk maka siswa akan merasa bosan dalam memperhatikan penjelasan dari guru sehingga materi pelajaran tidak akan tersampaikan dengan baik.
Beberapa Link juga gagal tercantum
Marker pembuat dan situs sangat mengganggu slide, seharusnya marker atau situs penyedia diletakkan diakhir slide saja

D. Kesimpulan
Perolehan pengetahuan siswa seperti yang digambarkan oleh kerucut pengalaman Edgar dale bahwa pengetahuan akan semakin abstrak apabila pesan hanya disampaikan melalui kata verbal. Hal ini memungkinkan terjadinya verbalisme. Artinya siswa hanya mengetahui tentang kata tanpa memahami dan mengerti makna yang terkandung didalamnya. Hal semacam ini akan menimbulkan kesalahan persepsi siswa. Oleh sebab itu, sebaiknya siswa memiliki pengalaman yang lebih konkrit, pesan yang ingin disampaikan benar-benar dapat mencapai sasaran dan tujuan. Untuk mencegah hal itu maka seorang guru memerlukan media dalam proses pembelajarannya, ada berbagai macam media yang bisa digunakan oleh guru ada media audio, visual dan media audiovisual.

Media pembelajaran adalah bahan, alat, maupun metode/teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukatif antara guru dan anak didik dapat berlangsung secara efektif dan efesien sesuai dengan tujuan pengajaran yang telah dicita-citakan. Dalam Suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Dengan menggunakan media dalam proses belajar maka pembelajaran akan lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan dan proses belajar mengajar dapat dilakukan di mana dan kapan saja, serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan. Bahan ajar berupa powerpoint tersebut dapat digunakan secara maksimal oleh guru untuk menambah minat belajar siswa